“Di Senyap Gedung Rakyat”

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 2 Juli 2025 - 21:52 WIB

50316 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Di Senyap Gedung Rakyat”

By Malik Lingga

Di tengah lembah Gayo Lues yang pilu, ekonomi terhuyung, harapan pun layu. Tak lagi terdengar nyanyian pasar, yang ada hanya sunyi, menggantung di udara.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gedung tinggi di Blangkejeren berdiri, megah namun tak bersuara, tak peduli. Mobil lalu-lalang tanpa arah, sementara perut rakyat makin susah.

Proyek diam, tak ada tangan yang meneken, gaji tertunda, hidup makin tertekan. Namun ruang legislatif hening membatu, dalih efisiensi jadi selimut semu.

Wahai para wakil yang duduk di sana, rakyat menunggu, bukan drama, tapi sikap, nyali, dan suara. Tak cukup rapat tanpa makna, tak cukup hadir hanya di daftar nama.

Hakmu bertanya, hakmu menyelidik, kemana itu semua saat rakyat tercekik? Apakah lupa? Atau pura-pura tidak tahu? Ataukah nyaman di balik ruang semu?

Sementara itu, Kutepanyang dan Putri Betung, menyemai harap di ladang yang agung. Mereka menanam bukan karena kaya, tapi karena mereka tak hidup dari rapat dan wacana.

Namun tak semua punya ladang dan tanah, banyak yang menggantung hidup pada anggaran yang entah. Inilah waktunya kau berdiri, wahai DPRK, bukan diam, bukan menunduk, bukan menyeka muka.

Diam di saat ini, bukan lagi netral, tapi pengkhianatan hak konstitusi. Karena bagi rakyat, ini bukan soal kuasa, tapi soal nasi, soal anak sekolah, dan harga sembako yang tak bisa ditunda.

Bangkitlah dari kursi nyamanmu, lihatlah rakyat di ujung kampung dan dusun bisumu. Mereka tak butuh janji baru, hanya hak yang tertunda dan masa depan yang layu.

Jangan biarkan sunyi ini jadi nisan, bagi harapan Gayo Lues yang kian terpinggirkan. Karena jika pengawasan ikut diam, maka matilah suara rakyat dalam gelap yang dalam.

Blangkejeren, 2 Juli 2025

Berita Terkait

“Gegurun” Saat Ruh Turun dan Tubuh Jadi Kuat
“Nyarang!”
Selsung: Salam Sakral di Tengah Rimba Gayo
Syair, Gerak, dan Tauhid: Menelusuri Akar Sufi Tari Saman
BAEN ITEM: Penjaga Bayangan Jiwa Dari Gayo
APAH ONOT: Makhluk Jelmaan
Kisah Menyentuh dari Tanah Huruf: Antara Gelar dan Makna
Membaca Ulang Cerita Rakyat. Yang Disembunyikan Dibalik Senyum Kancil

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:34 WIB

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:27 WIB

4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:27 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan