Solidaritas Rimpang! Dari Bawah, Menyebar, dan Tak Mudah Dipatahkan

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 1 September 2025 - 07:59 WIB

50381 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elite boleh berdebat di kursi empuk, tapi rakyat punya cara lain; solidaritas rimpang. Ia tidak butuh gedung megah atau panggung istana, cukup dari warung kopi, sawah, dan lorong-lorong desa, ia tumbuh, menyebar, dan menggedor dinding kekuasaan yang pongah

TAJUK RENCANA | Insetgalusnews.com | Di tengah krisis kepercayaan terhadap elite, rakyat sering dipaksa bertanya, dari mana kekuatan sejati itu tumbuh? Jawabannya mungkin sederhana, tetapi kuat; dari bawah, dari akar yang saling terhubung, dari rimpang.

Seperti batang bawah tanah yang menyimpan cadangan makanan dan memunculkan tunas baru, solidaritas rakyat bekerja dengan cara yang sama. Ia tidak bertumpu pada satu figur, tidak bergantung pada satu panggung, melainkan menyebar ke segala arah. Satu ruas ditekan, ruas lain akan bangkit. Satu suara dibungkam, seribu suara lain akan menyahut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Solidaritas rimpang” adalah bentuk perlawanan yang tak terpusat, tetapi justru kuat karena jaringannya. Ia hidup di ruang-ruang kecil; di warung kopi, di sawah, di kampus, di jalanan desa, hingga di media sosial. Dari sanalah percakapan tumbuh, saling menguatkan, hingga melahirkan keberanian bersama.

Mungkin elite di atas beranggapan mereka bisa mengendalikan opini, bisa memotong satu saluran aspirasi. Namun sejarah telah berulang kali menunjukkan; ketika rakyat menyebar seperti rimpang, mereka tak mudah dipatahkan.

Solidaritas rimpang adalah pelajaran bahwa demokrasi sejati lahir dari bawah, dari rakyat yang berakar, menyebar, dan tak mengenal kata menyerah. Dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Itulah rimpang kekuatan kita. Kekuatan rakyat.

Pada akhirnya, solidaritas rimpang mengingatkan kita bahwa demokrasi tidak tumbuh dari kursi empuk parlemen atau meja rapat penuh kalkulasi, melainkan dari tanah rakyat yang berakar kuat. Dari obrolan sederhana, dari gotong royong yang tulus, hingga dari keberanian melawan ketidakadilan, rimpang itu terus menjalar. Inilah kekuatan sejati bangsa dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sebuah janji yang tak boleh lagi dikhianati.


Catatan Redaksi | Ini bukan bisikan individu, bukan pula teriakan partisan. Ini suara redaksi Insetgalusnews.com, lahir dari akar dan nadi rakyat. Tajuk ini adalah metafora yang dibingkai dalam Kode Etik Jurnalistik dan dilindungi oleh UU Pers, agar demokrasi tetap punya ruang untuk bernapas. Jika ada yang merasa tersindir, mungkin karena rimpang memang menjalar ke mana-mana.

Berita Terkait

Jembatan Darurat Pintu Rime-Pining. Menutup Kekosongan Kebijakan Pasca Bencana. Siapa Yang Berperan?
Kriminal Ramai, Akhlak Sepi
Huntara dan Tanggung Jawab Pelaksana yang Tak Boleh Samar
Ganja Dibasmi, Kemiskinan Dibiarkan? Setelah Dibakar, Lalu Mau Diapain?  
Bencana Hidrometeorologi Aceh-Pengingat Bagi Kamu Aku dan Dia
Bencana Hidro! Alam Berdzikir dan Amanah Diuji
Cermin Retak Perbaikan Jalan Blangkejeren-Kutacane, Negara Diuji di Pegunungan Gayo Lues
Sodara Dari Abdya, Ia Ada Bersama Kita

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:17 WIB

Ketua DPRK Gayo Lues Raih Penghargaan Internasional di Bali

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:25 WIB

Empat Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Jumat, 13 Februari 2026 - 04:51 WIB

Presiden Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Perkuat Kemitraan Strategis

Jumat, 6 Februari 2026 - 05:00 WIB

Skandal Importasi di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:21 WIB

Presiden Tegaskan Dukungan Palestina, Bahas Pengiriman Pasukan Perdamaian dengan Ormas Islam

Senin, 2 Februari 2026 - 06:13 WIB

Gencatan Senjata Dilanggar, Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:10 WIB

BMKG; Bibit Siklon 98P Pengaruhi Cuaca, Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat

Senin, 26 Januari 2026 - 22:19 WIB

Noel Peringatkan Menkeu Purbaya soal Potensi Kriminalisasi

Berita Terbaru

GAYO LUES

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan