Pemerintah dan Vitamin Bernama Kritik

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025 - 18:04 WIB

50656 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah bukanlah ruang suci tanpa cela. Justru karena dijalankan oleh manusia biasa, kritik menjadi vitamin agar kebijakan tidak salah arah dan demokrasi tetap bernapas

TAJUK RENCANA | insetgalusnews.com | Kekuasaan itu seperti tubuh manusia butuh gizi, butuh vitamin. Sayangnya, ada sebagian pejabat yang alergi pada vitamin bernama kritik. Begitu ditelan, langsung panas dingin, keluar keringat dingin, lalu buru-buru cari “dokter pembelaan”.

Padahal, tanpa kritik, pemerintah seperti cermin tanpa kaca. Yang terlihat hanya bayangan yang mereka mau, bukan wajah sebenarnya. Apa gunanya berkuasa kalau hanya mau mendengar tepuk tangan? Pemimpin tanpa kritik ibarat sopir bus malam yang hanya percaya pada lampu hazard, jalan lurus saja, meski jurang sudah menunggu di depan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik bukan musuh. Ia hanyalah suara rakyat yang khawatir, mahasiswa yang gelisah, jurnalis yang cerewet, atau petani yang kecewa. Semua itu adalah tanda cinta. Sebab, kalau rakyat sudah malas mengkritik, tandanya mereka sudah lelah berharap.

Pemerintah yang anti kritik sebenarnya sedang membuat dirinya rapuh. Layaknya rumah kaca di tengah badai, tinggal tunggu waktu retak. Sebaliknya, pemerintah yang mau mendengar kritik justru sedang memperkokoh pondasi.

Maka, jangan buru-buru menuding pengkritik sebagai pengganggu. Anggap saja mereka alarm jam weker yang selalu berisik tiap pagi. Memang menyebalkan, tapi kalau dimatikan, bisa-bisa kita semua kesiangan – dan negara keburu kebobolan.


Tajuk Rencana | insetgalusnews | ini tidak dimaksudkan untuk membuat pejabat masuk angin. Kritik hanyalah vitamin, bukan racun. Kalau terasa pahit, mungkin karena obatnya manjur.

Berita Terkait

Jembatan Darurat Pintu Rime-Pining. Menutup Kekosongan Kebijakan Pasca Bencana. Siapa Yang Berperan?
Kriminal Ramai, Akhlak Sepi
Huntara dan Tanggung Jawab Pelaksana yang Tak Boleh Samar
Ganja Dibasmi, Kemiskinan Dibiarkan? Setelah Dibakar, Lalu Mau Diapain?  
Bencana Hidrometeorologi Aceh-Pengingat Bagi Kamu Aku dan Dia
Bencana Hidro! Alam Berdzikir dan Amanah Diuji
Cermin Retak Perbaikan Jalan Blangkejeren-Kutacane, Negara Diuji di Pegunungan Gayo Lues
Sodara Dari Abdya, Ia Ada Bersama Kita

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:34 WIB

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:27 WIB

4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:27 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan