Kritik!

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025 - 22:26 WIB

50415 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kritik bukanlah musuh, melainkan penuntun bagi pemerintah. Kritik seharusnya dipandang sebagai masukan untuk memperbaiki kebijakan, bukan ditolak sebagai ancaman. Kritik adalah kompas yang mengarahkan pembangunan agar tetap berada di jalurnya. Karena itu, membuka ruang kritik adalah kunci untuk menjaga agar demokrasi tetap hidup dan sehat.

TAJUK RENCANA | insetgalusnews.com | Kritik kerap dipandang sebagai gangguan. Padahal, sesungguhnya kritik adalah salah satu instrumen penting yang membuat kebijakan pemerintah semakin kokoh.

Setiap langkah yang diambil pemerintah dijalankan atas mandat rakyat. Karena itu, kebijakan tidak boleh berjalan tanpa ruang uji publik. Di sinilah peran kritik memberi pandangan lain, menguji argumen, dan memperkuat dasar dari keputusan yang diambil. Tanpa kritik, kebijakan berpotensi melenggang mulus, tetapi justru menyisakan masalah besar ketika sudah dieksekusi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik juga merupakan pendidikan publik. Perdebatan antara yang setuju dan yang menolak membuka kesempatan rakyat memahami kebijakan lebih mendalam. Pemerintah pun didorong menyiapkan alasan yang lebih kuat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penting dicatat, kritik bukanlah musuh. Cara penyampaian kritik bisa beragam, tetapi substansinya tetap harus dijawab. Yang paling dirugikan ketika ruang kebebasan berpendapat tertutup bukanlah pengkritik, melainkan rakyat dan pemerintah sendiri. Rakyat kehilangan kesempatan untuk tercerdaskan, dan negara kehilangan peluang memperbaiki kualitas kebijakannya.

Oleh sebab itu, membuka ruang kritik bukan sekadar kewajiban moral, melainkan kebutuhan demokrasi. Kritik adalah oksigen yang membuat demokrasi tetap hidup, sehat, dan berkembang. Menutup ruang kritik sama artinya dengan mencekik kualitas demokrasi itu sendiri.


Redaksi | Insetgalusnews | menegaskan bahwa menjaga ruang kebebasan berpendapat adalah syarat mutlak untuk memastikan pemerintahan berjalan transparan, kebijakan lebih matang, dan rakyat benar-benar menjadi subjek utama dalam demokrasi.

Berita Terkait

Jembatan Darurat Pintu Rime-Pining. Menutup Kekosongan Kebijakan Pasca Bencana. Siapa Yang Berperan?
Kriminal Ramai, Akhlak Sepi
Huntara dan Tanggung Jawab Pelaksana yang Tak Boleh Samar
Ganja Dibasmi, Kemiskinan Dibiarkan? Setelah Dibakar, Lalu Mau Diapain?  
Bencana Hidrometeorologi Aceh-Pengingat Bagi Kamu Aku dan Dia
Bencana Hidro! Alam Berdzikir dan Amanah Diuji
Cermin Retak Perbaikan Jalan Blangkejeren-Kutacane, Negara Diuji di Pegunungan Gayo Lues
Sodara Dari Abdya, Ia Ada Bersama Kita

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:34 WIB

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:27 WIB

4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:27 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan