Pertashop Diingatkan Tak Salurkan BBM ke Pengepul, Warga Harap Pemerintah dan APH Perketat Pengawasan

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:16 WIB

50828 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengepul antri BBM di Pertashop, Jumat 6 Pebruari 2026 |doc|inset|Noviel|

Pengepul antri BBM di Pertashop, Jumat 6 Pebruari 2026 |doc|inset|Noviel|

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Seluruh pengelola Pertashop di Kabupaten Gayo Lues diingatkan agar tidak menyalurkan bahan bakar minyak (BBM), baik jenis Subsidi maupun non-subsidi kepada pengepul atau pihak yang bertujuan menjual kembali secara eceran.

Peringatan tersebut disampaikan pemerhati sosial masyarakat Gayo Lues, AML, yang menegaskan praktik penjualan BBM dari Pertashop kepada pengepul bertentangan dengan aturan resmi Pertamina dan regulasi pemerintah, terlebih di tengah kondisi kelangkaan BBM.

“Pertashop hanya diperbolehkan melayani konsumen akhir. Penyaluran kepada pengepul atau spekulan merupakan pelanggaran aturan dan berpotensi merugikan masyarakat,” ujar AML, Jumat (6/2/2029).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut AML, dalam perjanjian kerja sama antara Pertamina dan pengelola Pertashop telah diatur secara tegas BBM tidak boleh disalurkan kepada pihak yang memperjualbelikannya kembali untuk kepentingan komersial. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat berujung pada sanksi administratif hingga penutupan usaha.

Selain melanggar kontrak kemitraan, penyaluran BBM kepada pengepul juga dinilai bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang mewajibkan setiap pelaku niaga BBM memiliki izin usaha resmi.

AML menilai, praktik tersebut berdampak langsung pada masyarakat, khususnya saat pasokan BBM terbatas. Penjualan kepada pengepul menyebabkan stok BBM di Pertashop cepat habis, sementara harga di tingkat eceran menjadi tidak terkendali.

“Akibatnya masyarakat sulit mendapatkan BBM sesuai harga resmi karena sudah diborong dan dijual kembali dengan harga lebih mahal, contoh katanya, seperti Jumat kemarin BBM jenis Pertamax tiba sekira pukul 17.30 Wib di salah satu Perthasop yang diangkut mobil tangki kapasitas 8 ribu liter yang habis hanya dalam hitungan 1 jam, karena diborong oleh pengepul menggunakan jerigen, dan Pertamax ini kembali dijual ditingkat pengecer dengan harga 17 ribu perliter, jadi saat ini pengepul BBM bertebaran, walaupun dia bukan pedagang gara gara keuntungan yang menjanjikan masyarakat berbondong bondong menjual dan membuka outlet tidak resmi didepan rumah mereka masing masing.

Sejalan dengan itu, warga berharap pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum (APH) dapat meningkatkan pengawasan terhadap pendistribusian BBM di Pertashop. Pengawasan dinilai penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan distribusi serta memastikan BBM benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.

AML menambahkan, Pertashop yang terbukti menyalurkan BBM kepada pengepul dapat dikenai sanksi tegas oleh Pertamina, mulai dari penghentian sementara pasokan BBM (skorsing), pemutusan hubungan usaha (PHU), hingga sanksi pidana apabila ditemukan unsur penimbunan atau pelanggaran hukum lainnya.

Sampai berita ini dipublikasikan, insetgalusnews.com masih berupaya mengonfirmasi pemilik Pertashop.

insetgalusnews | Noviel Wijayandi

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Mahasiswa UNY Dukung Regenerasi Petani, Salurkan Bibit Kopi ke Sekolah
Metode “Cangkol Tanam” Dinilai Permudah Petani Mulai Budidaya Kopi di Gayo Lues
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:54 WIB

Rencana Kenaikan Gaji TNI Wujud Penghargaan Presiden Prabowo atas Pengabdian Prajurit

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lapor Pak Ketua Komisi III DPR RI : Aksi Demo Minta Kapolrestabes Medan Tangkap Mamak Maling, Puluhan BH Dijemur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:40 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:35 WIB

Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:19 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Penuh Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

Senin, 6 Juli 2026 - 14:10 WIB

Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:52 WIB

Wujudkan Kota Bogor Aman, Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK Sepakat Tolak Kekerasan

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan