Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

50621 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akibat sejumlah titik badan jalan yang amblas dan tidak dapat dilalui kendaraan, warga terpaksa memikul bibit kopi secara manual menuju lokasi tanam, Senin (4/5/2026).

Akibat sejumlah titik badan jalan yang amblas dan tidak dapat dilalui kendaraan, warga terpaksa memikul bibit kopi secara manual menuju lokasi tanam, Senin (4/5/2026).

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Kerusakan akses jalan menuju kawasan perkebunan di Kong Paluh, Kecamatan Kutepanyang, Kabupaten Gayo Lues, dikeluhkan warga karena dinilai menghambat pelaksanaan program penanaman kopi yang sedang digalakkan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Akibat sejumlah titik badan jalan yang amblas dan tidak dapat dilalui kendaraan, warga terpaksa memikul bibit kopi secara manual menuju lokasi tanam, Senin (4/5/2026).

Kondisi tersebut terjadi di ruas jalan yang hingga kini belum memiliki nama resmi. Sebagai penanda lokasi, para calon petani kopi di wilayah itu secara swadaya bersepakat menamai titik persimpangan menuju kawasan perkebunan tersebut sebagai Simpang Tige Rerampen.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerusakan akses ini dinilai menjadi kendala serius di tengah antusiasme masyarakat mendukung program pengembangan kopi yang dicanangkan Bupati Gayo Lues sebagai upaya mendorong peningkatan sektor perkebunan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Seorang warga setempat mengatakan, sedikitnya 20 kepala keluarga di wilayah tersebut telah mempersiapkan lahan untuk penanaman kopi. Namun, rusaknya akses jalan menjadi hambatan utama dalam proses distribusi bibit ke lokasi perkebunan.

“Kami sangat mendukung program menanam kopi ini. Tapi akses menuju kebun tidak bisa dilalui karena badan jalan sudah lama amblas. Akhirnya bibit terpaksa kami panggul sendiri” ujarnya.

Menurutnya, meskipun bibit bantuan pemerintah yang dijanjikan belum disalurkan, masyarakat tetap melanjutkan penanaman menggunakan bibit hasil semaian mandiri yang telah siap tanam.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan akses jalan menuju kawasan perkebunan agar program penanaman kopi dapat berjalan maksimal dan target peningkatan produksi kopi di Kecamatan Kutepanyang dapat tercapai.

Masyarakat menilai, dukungan infrastruktur yang memadai menjadi faktor penting dalam menyukseskan program pengembangan kopi, terutama di wilayah yang memiliki potensi besar sebagai sentra perkebunan.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri
Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:54 WIB

Rencana Kenaikan Gaji TNI Wujud Penghargaan Presiden Prabowo atas Pengabdian Prajurit

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lapor Pak Ketua Komisi III DPR RI : Aksi Demo Minta Kapolrestabes Medan Tangkap Mamak Maling, Puluhan BH Dijemur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:40 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:35 WIB

Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:19 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Penuh Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

Senin, 6 Juli 2026 - 14:10 WIB

Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:52 WIB

Wujudkan Kota Bogor Aman, Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK Sepakat Tolak Kekerasan

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan