“Demi Anak Bisa Makan, Saya Nekat Tanam Ganja” Kisah Pilu Petani Uring

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 17:59 WIB

503,040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik ladang Ganja G (45) bersama J (19), Senin (3/11)

Pemilik ladang Ganja G (45) bersama J (19), Senin (3/11)

PARIWARA | insetgalusnews.com | Wajah G (45) seorang petani di kampung Uring, Pining Gayo Lues tampak pasrah ketika menceritakan alasannya menanam ganja. Di balik penangkapan yang kini menjerat dirinya tersimpan kisah getir tentang perjuangan hidup di tengah himpitan ekonomi.

Kepada insetgalusnews.com, Senin (3/11/2025), G (45) mengaku keputusan itu bukan karena keinginan, melainkan keterpaksaan. “Saya tidak punya sawah. Setiap hari harus beli beras untuk makan. Dari hasil tani saja tidak cukup. Pangan saja susah, apalagi sandang,” katanya pelan, menahan air mata sebelum konferensi pers di lobi Polres Gayo Lues.

Ia menceritakan, tanah di kampung Uring tergolong gersang, hanya ditumbuhi pinus dan sulit diolah. Hasil panen tidak seberapa, sementara harga kebutuhan pokok terus naik. Sebagai ayah, ia hanya ingin keluarganya hidup layak, meski sedikit lebih baik dari sekadar cukup.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai orang tua, saya rela melakukan apa pun demi anak-anak saya agar bisa makan dan sekolah,” ujarnya lirih. “Kalau saya tertangkap, itu memang sudah bagian dari jalan hidup. Mungkin ini cara Tuhan untuk menegur.”

Kini, G (45) hanya berharap anak-anaknya bisa belajar dari kesalahannya, di balik setiap jalan pintas, selalu ada harga mahal yang harus dibayar.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Inspirator yang Membumi: Jejak Hidup Edwar Canto Menjelang Purna Tugas
Meniti Jalan Dakwah dan Pengabdian, Secuil Kisah Ustad Amsyarullah di Negeri Seribu Bukit
Mengenal Lebih Dekat Sosok Inspiratif Doktor Sartika Mayasari
Menapaki Jejak Pengabdian Bung Khairuddin, dari Ruang Kelas hingga Kursi Ketua KIP Gayo Lues
Mudik yang Tertunda, Drama di Balik Terungkapnya Pembunuhan di Hari Fitri 1447H
Dia bernama Ibnu Hasim
Jejak Pengabdian “Bang Bram Aceh” Di Tanoh Gayo
Mengenal Lebih Dekat Muhtarudin, Kepala SMA Negeri 1 Putri Betung yang Visioner dan Membumi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:54 WIB

Rencana Kenaikan Gaji TNI Wujud Penghargaan Presiden Prabowo atas Pengabdian Prajurit

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lapor Pak Ketua Komisi III DPR RI : Aksi Demo Minta Kapolrestabes Medan Tangkap Mamak Maling, Puluhan BH Dijemur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:40 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:35 WIB

Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:19 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Penuh Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

Senin, 6 Juli 2026 - 14:10 WIB

Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:52 WIB

Wujudkan Kota Bogor Aman, Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK Sepakat Tolak Kekerasan

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan