Ketua Komisi I DPRK Galus, Soroti Kekacauan Birokrasi Ditubuh Pemkab

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 17:56 WIB

504,422 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

doc I inset: Komisi I DPRK Ibnu Hasim

doc I inset: Komisi I DPRK Ibnu Hasim

BLANGKEJEREN | insetgalusnews.com | Ketua Komisi I DPRK Gayo Lues, H Ibnu Hasim, menyatakan keprihatinannya atas berbagai gejolak yang terus terjadi di tubuh Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Ia menilai situasi tersebut sebagai cerminan lemahnya manajemen birokrasi yang berpotensi mengganggu pelayanan publik dan memperlambat pembangunan daerah.

“Permasalahan yang muncul akhir-akhir ini sudah keluar dari norma pemerintahan yang sehat. Ini menunjukkan lemahnya tata kelola pemerintahan,” ujar Ibnu dalam siaran pers yang diterima redaksi, Kamis (18/6/2025).

Ibnu mencontohkan sejumlah hal yang dianggap tidak lazim dalam praktik birokrasi, seperti instruksi pengunduran diri pejabat eselon II, pelantikan tanpa persetujuan teknis dari kementerian, pembatalan SK pejabat yang sudah dilantik, hingga munculnya mosi tidak percaya dari staf terhadap pimpinan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Manajemen pemerintahan harus didasarkan pada aturan, bukan pada bisikan atau tekanan dari pihak yang tidak memahami sistem. Kepala daerah harus tegas dan tidak memberikan harapan kosong, demi menjaga wibawa pimpinan,” tegasnya.

Mosi Tak Percaya Yang Dimotori

Ia juga menyoroti mosi tidak percaya dari sejumlah kepala bidang yang merasa kehilangan otoritas setelah tidak lagi menjabat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran. Ibnu menilai sikap tersebut menunjukkan kurangnya pemahaman para Kabid terhadap tugas dan fungsi mereka, terutama dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Dalam PP Nomor 12 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 77, tidak ada ketentuan yang mewajibkan KPA melimpahkan kewenangan kepada Kabid. Namun, Kabid tetap harus memahami aspek teknis kegiatan karena secara otomatis mereka menjabat sebagai PPTK, pelimpahan KPA hanya dapat dipertimbangkan dalam kondisi tertentu, seperti kegiatan skala besar di lokasi terpencil seperti UPT atau kantor cabang” jelas Ibnu.

Menurutnya, para Kabid yang menggagas mosi tidak percaya sebelumnya terbiasa mengambil keputusan strategis. Ketika hanya berperan sebagai PPTK, mereka merasa perannya dipangkas dan kecewa terhadap kebijakan pimpinan.

Selain itu Ibnu juga menambahkan, bahwa pembangkangan terhadap atasan melanggar etika birokrasi dan semangat hierarki dalam pemerintahan. “Aturan disiplin ASN sebagaimana tertuang dalam PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil memberikan ruang bagi atasan untuk menjatuhkan hukuman administratif, termasuk penundaan kenaikan gaji, penurunan pangkat, hingga pemberhentian, bila ada tindakan insubordinasi,” ujarnya.

Ketegasan ini perlu ditegakkan agar roda pemerintahan berjalan sesuai jalur, dan tidak menjadi ladang konflik kekuasaan di internal birokrasi.

Staf Bermentalitas Buruk

Ia juga mengingatkan bahwa staf dengan mentalitas seperti itu biasanya cenderung terus merongrong kewibawaan pimpinan di mana pun mereka ditempatkan.

“Jika budaya negatif ini dibiarkan, bukan hanya pelayanan publik yang terganggu, tapi juga pembangunan bisa mandek atau bahkan mundur,” tutupnya.

Namun sayang hingga berita ini diterbitkan, kru Insetgalusnews.com belum berhasil memperoleh tanggapan resmi dari Bupati Gayo Lues terkait pernyataan Ketua komisi I tersebut.

Siaran Pers | insetgalusnews.com |

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:34 WIB

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:27 WIB

4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:27 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan