Banjir Besar Luluhlantakkan Kampung Agusen, Ratusan Warga Mengungsi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025 - 13:18 WIB

50371 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi hari pertama Kampung Agusen, debit air masih tinggi |doc|insetgalusnews|

Kondisi hari pertama Kampung Agusen, debit air masih tinggi |doc|insetgalusnews|

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Kampung Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, dilanda banjir besar yang menyebabkan permukiman warga luluh lantak, Kamis (26/11/2025). Ratusan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan untuk sementara dievakuasi ke Balai Pendopo Bupati serta Puskesmas Blangkejeren.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang selamat, tanda meningkatnya debit air mulai terlihat sejak hujan deras mengguyur kawasan tersebut Rabu sore, sekitar pukul 17.00 WIB. Air Sungai Agusen mulai meluap dan mengikis kawasan permukiman.

“Saya melihat air mulai menggerus meunasah. Awalnya kami mengira kondisi masih aman karena sungai dari kawasan Gunung Leuser tidak pernah meluap sebesar ini,” ujar salah seorang warga yang menjadi korban.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seiring waktu, debit air terus meningkat hingga berubah menjadi arus deras menyerupai banjir bandang. Pada sekitar pukul 21.00 WIB, volume air mencapai puncaknya, memaksa warga mengungsi ke daerah yang lebih tinggi.

Situasi semakin sulit ketika aliran listrik dan jaringan telekomunikasi terputus. Hingga keesokan harinya, sebagian warga yang kehilangan rumah terpaksa berjalan kaki sejauh sekitar 17 kilometer menuju pusat Kabupaten Gayo Lues untuk mencari bantuan.

Warga yang berhasil keluar dari lokasi menyebutkan kerusakan di Kampung Agusen diperkirakan mencapai 90 persen. Rumah penduduk, fasilitas umum, termasuk bangunan sekolah, dilaporkan musnah dan hanyut terseret arus.

Hingga berita ini diturunkan, akses menuju Kampung Agusen masih belum dapat dilalui kendaraan roda empat akibat kerusakan badan jalan yang amblas dan tingginya material lumpur yang menutup jalur.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:34 WIB

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:27 WIB

4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:27 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan