Jalan Belum Bisa Ditembus Hingga Hari Kedelapan, Distribusi Logistik ke Wilayah Terisolir Terkendala

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:37 WIB

50855 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Hingga hari kedelapan pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Gayo Lues, akses menuju sejumlah wilayah terisolir masih belum berhasil ditembus.
Ratusan titik longsor, badan jalan yang amblas, serta tumpukan material lumpur dan kayu terus menghambat seluruh proses pembersihan di lapangan.

Pemerintah daerah mengakui mengalami kesulitan dalam menyalurkan bantuan logistik berupa beras, air bersih, susu anak, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya ke beberapa kecamatan yang terputus total sejak bencana terjadi. Warga di wilayah terdampak dilaporkan semakin kesulitan bertahan karena persediaan kian menipis.

Terpantau dilapangan, minimnya pasokan bahan bakar dan kondisi jalan yang banyak amblas menjadi kendala serius dalam percepatan pembukaan akses.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini khusus untuk menerobos jalur utama yang menghubungkan Gayo Lues-Aceh Tenggara, Pemerintah Daerah mengoperasikan 4 alat berat yang bergerak dari arah Blangkejeren, dan satu alat berat dari arah Serkil ke Blangkejeren, dan dua alat berat bantuan Aceh Tenggara yang mencoba menyisir dari arah Kutacane-Blangkejeren.

Alat berat ini beroperasi siang malam. Namun hingga hari ini, jalur nasional Blangkejeren–Putri Betung baru bisa ditembus sampai Tetumpun karena banyaknya titik jalan yang amblas.

Sejumlah titik kritis berada di jalur Blangkejeren-Putri Betung, Blangkejeren-Pining, dan Blangkejeren-Ise Ise yang hingga kini masih tertutup total oleh material longsor. Beberapa ruas bahkan putus permanen akibat badan jalan terseret arus banjir bandang.

Pemerintah daerah bersama TNI-Polri terus mengupayakan percepatan distribusi bahan bakar serta penambahan alat berat untuk mempercepat pembukaan akses. Warga di wilayah terisolir berharap bantuan segera tiba mengingat stok makanan pokok dilaporkan semakin menipis setiap hari.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:34 WIB

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:27 WIB

4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:27 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan