Kasus Rudapaksa: Warga Bahas Lemahnya Sistem Perlindungan Anak. DP3KB: Kami Aktif Melakukan Edukasi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 2 Juni 2025 - 18:09 WIB

501,751 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusNews  | Hermansyah, pria yang melakukan aksi kekerasan seksual terhadap anak kandungnya sendiri telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian Gayo Lues. Proses hukum kini tengah berlangsung dan menjadi sorotan  publik. Pelaku dihujat, dihina, dan dicaci maki karena mereka menilai ini adalah sebagai bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai luhur adat, budaya dan agama masyarakat Gayo di Aceh.

Peristiwa memilukan ini menimbulkan luka mendalam di tengah masyarakat. Minimnya penjelasan dari pihak berwenang turut memicu spekulasi dan keresahan, baik di ruang-ruang diskusi publik seperti warung kopi maupun di grup percakapan daring.

Banyak pihak menyoroti peristiwa ini terjadi karena lemahnya sistem perlindungan anak serta lemahnya peran instansi terkait, termasuk Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3KB) Gayo Lues, dalam memberikan edukasi dan pengawasan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal ini, Manajer Kasus DP3KB Gayo Lues, Sahuri Ramadana, pada Senin (2/6/2025) kepada kru INSETGALUS News menjelaskan bahwa pihaknya selama ini aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kekerasan terhadap anak, terutama di lingkungan keluarga.
Dan kegiatan tersebut kerap dilakukan melalui pertemuan tatap muka di sekolah, balai desa, serta komunitas-komunitas lokal.

Namun ia menyayangkan bahwa pada tahun anggaran 2025 ini, kegiatan sosialisasi ini tidak dapat dilaksanakan secara optimal karena terkendala oleh regulasi dan keterbatasan anggaran.
Pun demikian, pihaknya tetap berkomitmen untuk mencari alternatif lain agar upaya edukasi kepada masyarakat tetap berlangsung, meski di tengah keterbatasan.
“Padahal, edukasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kami berharap ke depan ada solusi regulasi agar program perlindungan anak dapat berjalan lebih maksimal,” tambahnya.

Selain itu ia juga menyebut, pasca kejadian tragis kasus pemerkosaan terhadap anak yang dilakukan orang tua kandungnya sendiri itu, mereka langsung turun memberikan pendampingan psikologis kepada korban dan keluarga. Serta memastikan proses hukum berjalan dengan tetap mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak tersebut,
“anak itu kini dalam pendampingan, dan tempatnya dirahasiakan untuk menjaga perkembangan kejiwaannya pasca trauma” ujar Sahuri.

Kasus ini menjadi alarm keras bagi kita semua bahwa perlindungan anak harus diperkuat secara sistematis. Predator seksual, apalagi dari lingkungan terdekat, harus dihukum berat tanpa kompromi. Di sisi lain, regulasi yang berpihak pada upaya pencegahan dan edukasi sangat mendesak untuk segera dibenahi, katanya.

Redaksi | insetgalusnews |

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:34 WIB

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:27 WIB

4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:27 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan