Proyek Huntara Terhenti, Warga Terdampak Bencana Pungke Jaya Tunggu Kepastian

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:04 WIB

50547 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Huntara Desa Persiapan Pungke Jaya, Putri Betung-Gayo Lues, Minggu (22/2)

Pembangunan Huntara Desa Persiapan Pungke Jaya, Putri Betung-Gayo Lues, Minggu (22/2)

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Warga Desa Persiapan Pungke Jaya, Kecamatan Puteri Betung, Kabupaten Gayo Lues, mengeluhkan terhentinya pembangunan hunian sementara bagi korban bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa bulan lalu.

Pengulu desa setempat, Lukman Halawa, Senin (23/2/2026) mengatakan, wilayahnya merupakan daerah paling parah terdampak bencana. Berdasarkan pendataan pemerintah desa, sebanyak 62 kepala keluarga kehilangan rumah akibat hanyut, sementara 14 unit rumah lainnya rusak berat dan berada di zona merah.

“Warga sangat berharap pembangunan huntara yang baru terealisasi 20 unit dapat dilanjutkan karena kebutuhan tempat tinggal sangat mendesak,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, desa tersebut sebelumnya mendapat alokasi 57 unit huntara. Namun hingga kini pembangunan baru mencapai 20 unit. Menurut informasi yang diterima pihak desa, vendor pembangunan diminta menghentikan pekerjaan untuk sementara waktu.

Lukman menambahkan, warga siap membantu meratakan lahan secara swadaya apabila pembangunan dilanjutkan. Menurutnya, masyarakat lebih membutuhkan huntara sebagai tempat tinggal sementara dibandingkan dana tunggu hunian (DTH), mengingat tidak tersedia rumah kontrakan di desa tersebut.

Aspirasi warga, lanjut dia, telah disampaikan dalam forum resmi yang dihadiri perwakilan Kementerian Desa serta seluruh satuan kerja perangkat kabupaten di Aula Sekretariat Daerah pada hari yang sama.

Sementara itu, sejumlah penyedia jasa yang dihubungi menyatakan belum berani melanjutkan pekerjaan karena adanya penghentian sementara. Mereka menilai informasi dari penanggung jawab proyek masih belum jelas dan simpang siur.

Hingga berita ini diterbitkan, insetgalusnews.com belum berhasil memperoleh konfirmasi resmi dari pihak yang disebut sebagai penanggung jawab pembangunan huntara.

Warga berharap pemerintah segera memberikan kepastian agar pembangunan dapat dilanjutkan sehingga korban bencana memperoleh tempat tinggal sementara yang layak.


Redaksi | insetgalusnews | Berita ini disusun berdasarkan keterangan narasumber di lapangan dan data yang tersedia saat peliputan. Redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, namun hingga berita diterbitkan sebagian pihak belum memberikan tanggapan. Informasi akan diperbarui setelah klarifikasi resmi diterima.

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:34 WIB

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:27 WIB

4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:27 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan