Kasatreskrim: Pelaku Pembunuhan Dokter Shanti Gunakan Uang Hasil Kejahatan untuk Sabu dan Judi Slot

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:51 WIB

503,530 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka FA (31) diamankan di Mapolres Galus |fhoto\Ist|

Tersangka FA (31) diamankan di Mapolres Galus |fhoto\Ist|

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Kepolisian Resor Gayo Lues mengungkap penggunaan uang hasil kejahatan dalam kasus pembunuhan dr Shanti Hastuti. Pelaku diketahui menghabiskan uang tersebut untuk membeli narkotika jenis sabu serta bermain judi slot.

Kapolres Gayo Lues melalui Kasatreskrim, Iptu M Abidinsyah SH MH menjelaskan, Kamis (26/3/2026), berdasarkan pengakuan tersangka, uang hasil kejahatan tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga dihamburkan selama beberapa hari.

“Dari pengakuan tersangka, uang hasil kejahatan dipergunakan untuk membeli sabu dan bermain judi slot. Tersangka juga sempat berfoya-foya selama lima hari sebelum kembali ke Gayo Lues,” ujar Abidinsyah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, dalam pelariannya, tersangka sempat diturunkan oleh angkutan umum di wilayah Umah Buner karena tidak memiliki ongkos. Saat itu, tersangka juga diketahui membawa minuman keras jenis Tuak.

“Tersangka sempat diturunkan di Umah Buner karena tidak memiliki ongkos untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Gayo Lues,” jelasnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga membeberkan cara tersangka masuk ke dalam rumah korban. Tersangka masuk melalui sisi samping kiri rumah yang berada di dekat gang dengan cara mencongkel jendela kaca.

Saat melakukan aksinya, kaca nako sempat terjatuh sehingga tersangka menghentikan sementara kegiatannya karena khawatir menimbulkan kecurigaan warga sekitar. Setelah memastikan situasi aman, tersangka kembali melanjutkan aksinya dengan membongkar teralis jendela.

“Proses pembongkaran teralis dilakukan sekitar satu jam menggunakan alat berupa pahat dan obeng,” ungkap Abidinsyah.

Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:17 WIB

Ketua DPRK Gayo Lues Raih Penghargaan Internasional di Bali

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:25 WIB

Empat Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Jumat, 13 Februari 2026 - 04:51 WIB

Presiden Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Perkuat Kemitraan Strategis

Jumat, 6 Februari 2026 - 05:00 WIB

Skandal Importasi di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:21 WIB

Presiden Tegaskan Dukungan Palestina, Bahas Pengiriman Pasukan Perdamaian dengan Ormas Islam

Senin, 2 Februari 2026 - 06:13 WIB

Gencatan Senjata Dilanggar, Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:10 WIB

BMKG; Bibit Siklon 98P Pengaruhi Cuaca, Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat

Senin, 26 Januari 2026 - 22:19 WIB

Noel Peringatkan Menkeu Purbaya soal Potensi Kriminalisasi

Berita Terbaru

GAYO LUES

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan