Metode “Cangkol Tanam” Dinilai Permudah Petani Mulai Budidaya Kopi di Gayo Lues

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:27 WIB

50527 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Metode penanaman kopi sederhana yang dikenal dengan istilah Cangkol Tanam sebaiknya diperkenalkan sebagai alternatif praktis bagi masyarakat Gayo Lues untuk memulai budidaya kopi tanpa terbebani pola tanam yang terlalu rumit.

Metode ini dinilai lebih menekankan efisiensi kerja di lapangan dengan menyesuaikan kondisi kontur lahan, sekaligus menjadi solusi bagi petani pemula yang selama ini ragu memulai penanaman akibat banyaknya teori teknis yang dianggap kaku.

Sejumlah praktisi pertanian kopi menilai, karakteristik tanah di sebagian besar wilayah Gayo Lues yang tergolong subur memungkinkan penerapan metode tanam yang lebih fleksibel, selama prinsip dasar pertumbuhan tanaman tetap terpenuhi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama ini banyak petani takut memulai karena menganggap menanam kopi harus mengikuti teori secara mutlak. Padahal teori itu sifatnya panduan, sementara praktik di lapangan harus menyesuaikan kondisi tanah dan kontur lahan,” ujar salah seorang praktisi kopi di Gayo Lues, Selasa (7/5/2026).

Metode Cangkol Tanam sendiri berfokus pada percepatan pembuatan lubang tanam tanpa mengabaikan kebutuhan dasar bibit kopi.

Pada tahap pertama, petani cukup membuat lubang tanam dengan satu titik hantaman cangkul dengan kedalaman yang disesuaikan dengan tinggi plastik polybag tempat bibit kopi disemai. Tanah kemudian dilonggarkan secukupnya agar akar tunggang bibit dapat masuk lurus tanpa tertekuk.

Untuk pengaturan jarak tanam, petani tidak harus menggunakan alat ukur khusus. Jarak antar tanaman dapat diperkirakan menggunakan panjang gagang cangkul atau langkah kaki sebagai patokan, dengan penyesuaian mengikuti kontur lereng agar barisan tanaman tetap rapi.

Proses penanaman dilakukan dengan melepaskan polibag bibit secara hati-hati agar media tanam tidak pecah. Bibit kemudian dimasukkan ke lubang dan ditimbun menggunakan tanah lapisan atas yang lebih subur.

Tahap pemadatan menjadi bagian penting dalam metode ini. Tanah di sekitar pangkal bibit perlu dipadatkan menggunakan injakan kaki untuk menghindari rongga udara yang dapat memicu gangguan akar serta mencegah tanaman mudah roboh saat diterpa angin.

Sementara untuk lahan berkontur miring, disarankan membuat bidang datar kecil atau tapak kuda di sekitar titik tanam agar air hujan tidak langsung mengikis tanah timbunan.

Dengan teknik tersebut, satu orang disebut mampu menyelesaikan ratusan titik tanam dalam sehari, sehingga proses perluasan kebun kopi dapat dilakukan lebih cepat.

Metode ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat Gayo Lues untuk memanfaatkan lahan produktif dan mendukung pengembangan kopi sebagai salah satu komoditas unggulan daerah.


Redaksi | insetgalusnews | Metode Cangkol Tanam dalam tulisan ini merupakan panduan praktis berbasis pengalaman lapangan sejumlah petani dan praktisi kopi di Gayo Lues. Teknik ini bersifat alternatif dan dapat disesuaikan dengan kondisi tanah, kemiringan lahan, varietas kopi, serta faktor iklim setempat. Untuk hasil budidaya yang optimal, petani tetap disarankan berkonsultasi dengan penyuluh pertanian atau tenaga teknis terkait sebelum menerapkan metode penanaman secara luas.

Berita Terkait

Mahasiswa UNY Dukung Regenerasi Petani, Salurkan Bibit Kopi ke Sekolah
Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Gayo Lues, Sejumlah Desa Terdampak
Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan
Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam
Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama
Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan
Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:54 WIB

Rencana Kenaikan Gaji TNI Wujud Penghargaan Presiden Prabowo atas Pengabdian Prajurit

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lapor Pak Ketua Komisi III DPR RI : Aksi Demo Minta Kapolrestabes Medan Tangkap Mamak Maling, Puluhan BH Dijemur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:40 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:35 WIB

Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:19 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Penuh Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

Senin, 6 Juli 2026 - 14:10 WIB

Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:52 WIB

Wujudkan Kota Bogor Aman, Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK Sepakat Tolak Kekerasan

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan