Metode “Cangkol Tanam” Dinilai Permudah Petani Mulai Budidaya Kopi di Gayo Lues

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:27 WIB

50534 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Metode penanaman kopi sederhana yang dikenal dengan istilah Cangkol Tanam sebaiknya diperkenalkan sebagai alternatif praktis bagi masyarakat Gayo Lues untuk memulai budidaya kopi tanpa terbebani pola tanam yang terlalu rumit.

Metode ini dinilai lebih menekankan efisiensi kerja di lapangan dengan menyesuaikan kondisi kontur lahan, sekaligus menjadi solusi bagi petani pemula yang selama ini ragu memulai penanaman akibat banyaknya teori teknis yang dianggap kaku.

Sejumlah praktisi pertanian kopi menilai, karakteristik tanah di sebagian besar wilayah Gayo Lues yang tergolong subur memungkinkan penerapan metode tanam yang lebih fleksibel, selama prinsip dasar pertumbuhan tanaman tetap terpenuhi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama ini banyak petani takut memulai karena menganggap menanam kopi harus mengikuti teori secara mutlak. Padahal teori itu sifatnya panduan, sementara praktik di lapangan harus menyesuaikan kondisi tanah dan kontur lahan,” ujar salah seorang praktisi kopi di Gayo Lues, Selasa (7/5/2026).

Metode Cangkol Tanam sendiri berfokus pada percepatan pembuatan lubang tanam tanpa mengabaikan kebutuhan dasar bibit kopi.

Pada tahap pertama, petani cukup membuat lubang tanam dengan satu titik hantaman cangkul dengan kedalaman yang disesuaikan dengan tinggi plastik polybag tempat bibit kopi disemai. Tanah kemudian dilonggarkan secukupnya agar akar tunggang bibit dapat masuk lurus tanpa tertekuk.

Untuk pengaturan jarak tanam, petani tidak harus menggunakan alat ukur khusus. Jarak antar tanaman dapat diperkirakan menggunakan panjang gagang cangkul atau langkah kaki sebagai patokan, dengan penyesuaian mengikuti kontur lereng agar barisan tanaman tetap rapi.

Proses penanaman dilakukan dengan melepaskan polibag bibit secara hati-hati agar media tanam tidak pecah. Bibit kemudian dimasukkan ke lubang dan ditimbun menggunakan tanah lapisan atas yang lebih subur.

Tahap pemadatan menjadi bagian penting dalam metode ini. Tanah di sekitar pangkal bibit perlu dipadatkan menggunakan injakan kaki untuk menghindari rongga udara yang dapat memicu gangguan akar serta mencegah tanaman mudah roboh saat diterpa angin.

Sementara untuk lahan berkontur miring, disarankan membuat bidang datar kecil atau tapak kuda di sekitar titik tanam agar air hujan tidak langsung mengikis tanah timbunan.

Dengan teknik tersebut, satu orang disebut mampu menyelesaikan ratusan titik tanam dalam sehari, sehingga proses perluasan kebun kopi dapat dilakukan lebih cepat.

Metode ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat Gayo Lues untuk memanfaatkan lahan produktif dan mendukung pengembangan kopi sebagai salah satu komoditas unggulan daerah.


Redaksi | insetgalusnews | Metode Cangkol Tanam dalam tulisan ini merupakan panduan praktis berbasis pengalaman lapangan sejumlah petani dan praktisi kopi di Gayo Lues. Teknik ini bersifat alternatif dan dapat disesuaikan dengan kondisi tanah, kemiringan lahan, varietas kopi, serta faktor iklim setempat. Untuk hasil budidaya yang optimal, petani tetap disarankan berkonsultasi dengan penyuluh pertanian atau tenaga teknis terkait sebelum menerapkan metode penanaman secara luas.

Berita Terkait

Mahasiswa UNY Dukung Regenerasi Petani, Salurkan Bibit Kopi ke Sekolah
Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Gayo Lues, Sejumlah Desa Terdampak
Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan
Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam
Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama
Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan
Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:34 WIB

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:27 WIB

4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:27 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan