Desakan Mobilisasi Alat Berat PT HK Menguat, Ancaman Longsor Menghantui Jalur Blangkejeren-Kutacane

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:12 WIB

50311 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fhoto|tangkapan layar warga yang terjebak di Begade Empat, Putri Betung, Minggu (4/1/2026).

Fhoto|tangkapan layar warga yang terjebak di Begade Empat, Putri Betung, Minggu (4/1/2026).

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama seluruh elemen yang memiliki akses dan koneksi ke pemerintah pusat didesak segera mengambil langkah tegas agar BUMN PT Hutama Karya (HK) memobilisasi penuh peralatan berat untuk menangani bencana hidrometeorologi di ruas jalan nasional Blangkejeren-Kutacane. Desakan ini khususnya ditujukan pada titik-titik rawan di wilayah Tetumpun, Serkil, dan Begade Empat, Kecamatan Putri Betung.

Desakan tersebut menguat menyusul kembali terjadinya longsor di kawasan Begade Empat, kemarin Sabtu (3/1/2026). Hingga hari kedua pascalongsor, Minggu (4/1/2026), belum terlihat aktivitas alat berat milik PT Hutama Karya di lokasi kejadian. Akibatnya, akses jalan nasional terputus dan distribusi logistik menuju Kabupaten Gayo Lues kembali terhambat.

Sejumlah warga yang terjebak di Kecamatan Putri Betung mengaku kecewa atas lambannya penanganan. Mereka menilai keterlambatan mobilisasi alat berat menimbulkan keresahan, mengingat jalur Blangkejeren-Kutacane merupakan satu-satunya akses utama penghubung Kabupaten Gayo Lues dengan Aceh Tenggara.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah dua hari jalan tertimbun longsor, tapi belum ada alat berat yang bekerja di sini. Kendaraan dan logistik tidak bisa melintas. Alat yang terlihat bekerja hanya di wilayah Serkil dan Tetumpun, sekitar 4 unit” ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Warga juga menilai hingga sebulan pascabencana hidrometeorologi, penanganan ruas jalan nasional tersebut belum menunjukkan hasil yang signifikan. Upaya yang dilakukan masih bersifat darurat, berupa pembersihan dan penimbunan material longsoran tanpa disertai penanganan teknis jangka menengah, seperti pembangunan trase alternatif atau pengalihan alur sungai yang terus menggerus bagian bawah badan jalan.

Kondisi tersebut menyebabkan jalur darurat yang telah dibuka kerap kembali longsor setiap kali debit air sungai meningkat. Aliran air mengikis bagian bawah timbunan, sehingga memicu ambrolnya tanah di bagian atas badan jalan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama seluruh elemen yang memiliki akses ke pemerintah pusat-baik melalui partai politik maupun perwakilan di parlemen-lebih aktif berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta PT Hutama Karya. Penanganan diharapkan dilakukan secara menyeluruh, terukur, dan berkelanjutan guna menjamin keselamatan serta kelancaran mobilitas warga.

Hingga berita ini diturunkan, insetgalusnews.com masih berupaya mengonfirmasi pihak PT Hutama Karya dan instansi terkait mengenai keterlambatan mobilisasi alat berat serta rencana penanganan lanjutan di ruas jalan nasional Blangkejeren-Kutacane.

Redaksi | insetgalusnews.com

*Berita ini dibuat pukul 7.30 WIB, Minggu (4/1/2026).

*Alat escavator yang dikerahkan milik lokal

*Jumlah 4 alat berat

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:34 WIB

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:27 WIB

4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:27 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan