Desakan Mobilisasi Alat Berat PT HK Menguat, Ancaman Longsor Menghantui Jalur Blangkejeren-Kutacane

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:12 WIB

50308 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fhoto|tangkapan layar warga yang terjebak di Begade Empat, Putri Betung, Minggu (4/1/2026).

Fhoto|tangkapan layar warga yang terjebak di Begade Empat, Putri Betung, Minggu (4/1/2026).

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama seluruh elemen yang memiliki akses dan koneksi ke pemerintah pusat didesak segera mengambil langkah tegas agar BUMN PT Hutama Karya (HK) memobilisasi penuh peralatan berat untuk menangani bencana hidrometeorologi di ruas jalan nasional Blangkejeren-Kutacane. Desakan ini khususnya ditujukan pada titik-titik rawan di wilayah Tetumpun, Serkil, dan Begade Empat, Kecamatan Putri Betung.

Desakan tersebut menguat menyusul kembali terjadinya longsor di kawasan Begade Empat, kemarin Sabtu (3/1/2026). Hingga hari kedua pascalongsor, Minggu (4/1/2026), belum terlihat aktivitas alat berat milik PT Hutama Karya di lokasi kejadian. Akibatnya, akses jalan nasional terputus dan distribusi logistik menuju Kabupaten Gayo Lues kembali terhambat.

Sejumlah warga yang terjebak di Kecamatan Putri Betung mengaku kecewa atas lambannya penanganan. Mereka menilai keterlambatan mobilisasi alat berat menimbulkan keresahan, mengingat jalur Blangkejeren-Kutacane merupakan satu-satunya akses utama penghubung Kabupaten Gayo Lues dengan Aceh Tenggara.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah dua hari jalan tertimbun longsor, tapi belum ada alat berat yang bekerja di sini. Kendaraan dan logistik tidak bisa melintas. Alat yang terlihat bekerja hanya di wilayah Serkil dan Tetumpun, sekitar 4 unit” ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Warga juga menilai hingga sebulan pascabencana hidrometeorologi, penanganan ruas jalan nasional tersebut belum menunjukkan hasil yang signifikan. Upaya yang dilakukan masih bersifat darurat, berupa pembersihan dan penimbunan material longsoran tanpa disertai penanganan teknis jangka menengah, seperti pembangunan trase alternatif atau pengalihan alur sungai yang terus menggerus bagian bawah badan jalan.

Kondisi tersebut menyebabkan jalur darurat yang telah dibuka kerap kembali longsor setiap kali debit air sungai meningkat. Aliran air mengikis bagian bawah timbunan, sehingga memicu ambrolnya tanah di bagian atas badan jalan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama seluruh elemen yang memiliki akses ke pemerintah pusat-baik melalui partai politik maupun perwakilan di parlemen-lebih aktif berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta PT Hutama Karya. Penanganan diharapkan dilakukan secara menyeluruh, terukur, dan berkelanjutan guna menjamin keselamatan serta kelancaran mobilitas warga.

Hingga berita ini diturunkan, insetgalusnews.com masih berupaya mengonfirmasi pihak PT Hutama Karya dan instansi terkait mengenai keterlambatan mobilisasi alat berat serta rencana penanganan lanjutan di ruas jalan nasional Blangkejeren-Kutacane.

Redaksi | insetgalusnews.com

*Berita ini dibuat pukul 7.30 WIB, Minggu (4/1/2026).

*Alat escavator yang dikerahkan milik lokal

*Jumlah 4 alat berat

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:54 WIB

Rencana Kenaikan Gaji TNI Wujud Penghargaan Presiden Prabowo atas Pengabdian Prajurit

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lapor Pak Ketua Komisi III DPR RI : Aksi Demo Minta Kapolrestabes Medan Tangkap Mamak Maling, Puluhan BH Dijemur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:40 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:35 WIB

Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:19 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Penuh Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

Senin, 6 Juli 2026 - 14:10 WIB

Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:52 WIB

Wujudkan Kota Bogor Aman, Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK Sepakat Tolak Kekerasan

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan