Huntara Tersebar di 7 Kecamatan Dan 20 Desa, Ditargetkan Rampung Sebelum Ramadan

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:46 WIB

50495 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terus mempercepat pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi.

Pemerintah menargetkan Huntara tersebut dapat dihuni sebelum memasuki bulan suci Ramadan 2026.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gayo Lues, Muhaimini, Rabu (21/1/2026) mengatakan, pembangunan Huntara saat ini masih dalam tahap pengerjaan dan terus dimaksimalkan meskipun menghadapi berbagai keterbatasan di lapangan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika situasi memungkinkan, sebelum Ramadan Huntara sudah bisa dihuni oleh masyarakat terdampak,” ujar Muhaimini.

Ia menjelaskan, pembangunan Huntara tersebar di tujuh kecamatan dan 20 desa, dengan total sekitar 3.051 unit hunian. Tujuh kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Dabun Gelang, Blangkejeren, Rikit Gaib, Pantan Cuaca, Putri Betung, Tripe Jaya, dan Pining.

Menurut Muhaimini, proses pengerjaan menghadapi kendala utama berupa kondisi akses jalan yang belum sepenuhnya stabil akibat dampak bencana. Namun, pihaknya tetap berupaya agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal.

“Kami tetap memaksimalkan pengerjaan di tengah keterbatasan, agar warga dapat segera menempati hunian sementara dan menjalani Ramadan dengan lebih layak,” katanya.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Gayo Lues per 20 Januari 2026, tercatat sekitar 19.900 jiwa masih bertahan di tenda-tenda pengungsian akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berharap pembangunan Huntara ini dapat menjadi solusi sementara bagi ribuan keluarga yang hingga kini masih berada di pengungsian.

Hingga berita ini diterbitkan insetgalusnew belum berhasil memperoleh data Huntara perkecamatan dan desa.

Redaksi | insetgalusnew

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:54 WIB

Rencana Kenaikan Gaji TNI Wujud Penghargaan Presiden Prabowo atas Pengabdian Prajurit

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lapor Pak Ketua Komisi III DPR RI : Aksi Demo Minta Kapolrestabes Medan Tangkap Mamak Maling, Puluhan BH Dijemur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:40 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:35 WIB

Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:19 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Penuh Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

Senin, 6 Juli 2026 - 14:10 WIB

Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:52 WIB

Wujudkan Kota Bogor Aman, Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK Sepakat Tolak Kekerasan

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan