Lautan Kayu Terjang Ponpes di Aceh Tamiang, Diduga Akibat Deforestasi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 08:08 WIB

50303 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelondongan kayu yang menumpuk di Ponpes Tanjung Karang |Fhoto cut google|

Gelondongan kayu yang menumpuk di Ponpes Tanjung Karang |Fhoto cut google|

ACEH TAMIANG | insetgalusnews.com | Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir November lalu membawa dampak besar. Ribuan kayu gelondongan terbawa arus deras dan tertahan di kompleks sebuah pondok pesantren di Kampung Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru. Tumpukan kayu itu menutupi hampir seluruh area pesantren dan merusak fasilitas pendidikan.

Pantauan di lokasi menunjukkan kayu-kayu berdiameter besar menumpuk setinggi hingga lima meter, menutupi lapangan, asrama santri, hingga area sekitar masjid. Bangunan pesantren justru berfungsi seperti benteng yang menahan terjangan kayu, sehingga pemukiman warga di sekitarnya terhindar dari kerusakan lebih parah.

Ketua Yayasan pengelola pondok pesantren, Subhan, mengatakan kayu-kayu tersebut datang secara tiba-tiba pada malam hari saat banjir terjadi. “Kami tidak tahu persis dari mana asalnya. Saat magrib mulai banjir, pagi harinya kawasan pesantren sudah dipenuhi kayu,” ujarnya, Selasa (17/12).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Subhan, ketinggian air saat banjir mencapai hampir 10 meter dan nyaris menyentuh atap bangunan. Sekitar 200 santri sempat dievakuasi ke rumah warga yang berada di lokasi lebih tinggi dan kemudian dipulangkan ke rumah orang tua masing-masing. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” katanya.

Hingga dua pekan pascabanjir, kondisi di sekitar pesantren masih memprihatinkan. Aliran listrik belum pulih dan warga kesulitan mendapatkan air bersih. Bau menyengat juga tercium dari area tumpukan kayu, diduga berasal dari bangkai hewan ternak yang terbawa arus banjir.

Sementara itu, bantuan logistik berupa sembako, perlengkapan memasak, dan kasur mulai berdatangan dari para donatur. Namun, warga berharap ada solusi cepat untuk mengevakuasi kayu-kayu gelondongan yang masih menumpuk agar aktivitas pendidikan dan kehidupan warga dapat kembali normal.

Dalam laporannya, jurnalis Zilvia Iskandar menyebutkan salah satu dugaan penyebab parahnya banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera pada akhir November 2025 adalah meningkatnya deforestasi. Data menunjukkan, luas hutan yang beralih fungsi di Sumatera melonjak dari sekitar 33 ribu hektare pada 2023 menjadi 91 ribu hektare pada 2024.

Redaksi | insetgalusnews | dilansir dari Metro TV

Berita Terkait

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran
Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia
Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo
Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP
Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026
PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:34 WIB

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:27 WIB

4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:27 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan