Petani Mengeluh, Perbaikan Sawah Terdampak Banjir Belum Terealisasi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB

50716 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Areal persawahan warga yang kini telah berubah jadi aliran sungai, Selasa (3/3/2026)

Areal persawahan warga yang kini telah berubah jadi aliran sungai, Selasa (3/3/2026)

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Petani korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Gayo Lues mengeluhkan belum adanya realisasi perbaikan areal persawahan yang terdampak banjir. Memasuki bulan keempat pascabencana, ratusan lahan sawah dilaporkan masih tertimbun material lumpur dan belum dapat difungsikan kembali.

Sejumlah petani di Kecamatan Dabun Gelang menyebut kondisi tersebut berdampak langsung terhadap sumber penghidupan mereka. Hingga kini, sawah yang menjadi tumpuan ekonomi keluarga belum bisa digarap karena belum dilakukan normalisasi maupun pembersihan material banjir.

“Sumber penghidupan kami dari hasil pertanian, terutama panen padi. Tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan. Sawah masih tertimbun lumpur dan belum bisa digarap. Kami berharap ada kejelasan kapan perbaikan dimulai. Sudah empat bulan berlalu,” ujar IB (46) di Kecamatan Dabun Gelang, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagaimana diketahui, sebagian besar masyarakat di Kabupaten Gayo Lues menggantungkan pendapatan pada sektor pertanian, khususnya persawahan. Banjir yang melanda beberapa bulan lalu menyebabkan kerusakan cukup parah pada lahan pertanian di sejumlah kecamatan.

Para petani berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat perbaikan, agar aktivitas tanam dapat kembali berjalan.

Hingga berita ini diterbitkan, insetgalusnews.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada instansi terkait, namun belum memperoleh tanggapan resmi.

Redaksi | insetgalnews.com

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:54 WIB

Rencana Kenaikan Gaji TNI Wujud Penghargaan Presiden Prabowo atas Pengabdian Prajurit

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lapor Pak Ketua Komisi III DPR RI : Aksi Demo Minta Kapolrestabes Medan Tangkap Mamak Maling, Puluhan BH Dijemur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:40 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:35 WIB

Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:19 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Penuh Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

Senin, 6 Juli 2026 - 14:10 WIB

Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:52 WIB

Wujudkan Kota Bogor Aman, Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK Sepakat Tolak Kekerasan

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan