Warga dan Aktivis Lingkungan Desak DPRK Tinjau Lokasi Eksplorasi Tambang Emas Tangsaran

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Jumat, 13 Juni 2025 - 15:06 WIB

501,216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Kekhawatiran masyarakat terhadap dampak lingkungan akibat aktivitas eksplorasi tambang emas di kawasan hutan Tangsaran, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, kian memuncak.

Pada Jumat (13/6/2025), sejumlah warga bersama aktivis lingkungan hidup, Ahmad Yani, menyambangi redaksi Insetgalusnews.com untuk menyuarakan desakan agar Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues segera turun langsung ke lapangan guna meninjau aktivitas eksplorasi tersebut.

Pemerhati Lingkungan Ahmad Yani

Menurut Ahmad Yani dan beberapa warga, kegiatan eksplorasi yang berlangsung di hutan Tangsaran tidak hanya dinilai tidak terkendali, tetapi juga berpotensi besar menimbulkan kerusakan ekologis. Mereka menyebut kawasan tersebut memiliki peran vital sebagai daerah resapan air dan habitat alami flora-fauna endemik, yang semestinya dijaga dan dilindungi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aktivitas ini bisa memicu bencana alam seperti longsor dan banjir, apalagi dilakukan di kawasan hutan yang masih perawan. Kami khawatir dampaknya akan sangat luas jika tidak segera disikapi,” ujarnya kepada kru-insetgalusnews.com, Jumat (13/6).

Mereka juga menyoroti penggunaan alat berat serta pembukaan lahan yang masif sebagai indikasi bahwa kegiatan ini telah melampaui batas kewajaran eksplorasi awal. Ia bersama warga mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dan DPRK Gayo Lues terhadap perlindungan lingkungan dan keberlangsungan hidup masyarakat di sekitar kawasan.

“Sudah belasan bulan aktivitas eksplorasi berlangsung tanpa kejelasan. Apakah benar hanya sekadar pengeboran? Ini tentu menimbulkan tanda tanya besar sebenarnya, apa yang sedang terjadi di atas sana?” ujarnya dengan nada heran.

Ia menegaskan, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) tidak boleh tinggal diam. “DPRK harus segera mengambil sikap turun ke lapangan, melihat langsung, dan mengawasi aktivitas yang berlangsung. Jangan biarkan masyarakat terus dibayangi ketidakpastian,” tegasnya

Mereka menilai, terlalu berisiko jika menunggu bencana terjadi baru kemudian bergerak. Oleh karena itu, mereka mendesak DPRK Gayo Lues untuk tidak tinggal diam, melainkan segera melakukan inspeksi lapangan secara menyeluruh, termasuk memastikan legalitas Izin Usaha Pertambangan (IUP), status kawasan hutan, serta dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari DPRK Gayo Lues terkait tuntutan tersebut. Namun warga dan aktivis berharap, langkah cepat dan tegas dapat diambil guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah di masa mendatang.

Redaksi | insetgalusnews.com

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:54 WIB

Rencana Kenaikan Gaji TNI Wujud Penghargaan Presiden Prabowo atas Pengabdian Prajurit

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lapor Pak Ketua Komisi III DPR RI : Aksi Demo Minta Kapolrestabes Medan Tangkap Mamak Maling, Puluhan BH Dijemur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:40 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:35 WIB

Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:19 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Penuh Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

Senin, 6 Juli 2026 - 14:10 WIB

Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:52 WIB

Wujudkan Kota Bogor Aman, Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK Sepakat Tolak Kekerasan

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan