Pemerintah dan Vitamin Bernama Kritik

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025 - 18:04 WIB

50652 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah bukanlah ruang suci tanpa cela. Justru karena dijalankan oleh manusia biasa, kritik menjadi vitamin agar kebijakan tidak salah arah dan demokrasi tetap bernapas

TAJUK RENCANA | insetgalusnews.com | Kekuasaan itu seperti tubuh manusia butuh gizi, butuh vitamin. Sayangnya, ada sebagian pejabat yang alergi pada vitamin bernama kritik. Begitu ditelan, langsung panas dingin, keluar keringat dingin, lalu buru-buru cari “dokter pembelaan”.

Padahal, tanpa kritik, pemerintah seperti cermin tanpa kaca. Yang terlihat hanya bayangan yang mereka mau, bukan wajah sebenarnya. Apa gunanya berkuasa kalau hanya mau mendengar tepuk tangan? Pemimpin tanpa kritik ibarat sopir bus malam yang hanya percaya pada lampu hazard, jalan lurus saja, meski jurang sudah menunggu di depan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik bukan musuh. Ia hanyalah suara rakyat yang khawatir, mahasiswa yang gelisah, jurnalis yang cerewet, atau petani yang kecewa. Semua itu adalah tanda cinta. Sebab, kalau rakyat sudah malas mengkritik, tandanya mereka sudah lelah berharap.

Pemerintah yang anti kritik sebenarnya sedang membuat dirinya rapuh. Layaknya rumah kaca di tengah badai, tinggal tunggu waktu retak. Sebaliknya, pemerintah yang mau mendengar kritik justru sedang memperkokoh pondasi.

Maka, jangan buru-buru menuding pengkritik sebagai pengganggu. Anggap saja mereka alarm jam weker yang selalu berisik tiap pagi. Memang menyebalkan, tapi kalau dimatikan, bisa-bisa kita semua kesiangan – dan negara keburu kebobolan.


Tajuk Rencana | insetgalusnews | ini tidak dimaksudkan untuk membuat pejabat masuk angin. Kritik hanyalah vitamin, bukan racun. Kalau terasa pahit, mungkin karena obatnya manjur.

Berita Terkait

Jembatan Darurat Pintu Rime-Pining. Menutup Kekosongan Kebijakan Pasca Bencana. Siapa Yang Berperan?
Kriminal Ramai, Akhlak Sepi
Huntara dan Tanggung Jawab Pelaksana yang Tak Boleh Samar
Ganja Dibasmi, Kemiskinan Dibiarkan? Setelah Dibakar, Lalu Mau Diapain?  
Bencana Hidrometeorologi Aceh-Pengingat Bagi Kamu Aku dan Dia
Bencana Hidro! Alam Berdzikir dan Amanah Diuji
Cermin Retak Perbaikan Jalan Blangkejeren-Kutacane, Negara Diuji di Pegunungan Gayo Lues
Sodara Dari Abdya, Ia Ada Bersama Kita

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:54 WIB

Rencana Kenaikan Gaji TNI Wujud Penghargaan Presiden Prabowo atas Pengabdian Prajurit

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lapor Pak Ketua Komisi III DPR RI : Aksi Demo Minta Kapolrestabes Medan Tangkap Mamak Maling, Puluhan BH Dijemur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:40 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:35 WIB

Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:19 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Penuh Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

Senin, 6 Juli 2026 - 14:10 WIB

Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:52 WIB

Wujudkan Kota Bogor Aman, Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK Sepakat Tolak Kekerasan

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan