TMMD: Bukti Negara Hadir hingga ke Pelosok Aceh Tenggara

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 23 Juli 2025 - 21:59 WIB

50332 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kodim 0108 Aceh Tenggara |Sumardi | doc | inset |

Kodim 0108 Aceh Tenggara |Sumardi | doc | inset |

TAJUK RENCANA | insetgalusnews.com | Program TNI Manunggal Membangun Desa bukan sekadar agenda tahunan, melainkan cerminan nyata dari semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.

Di Aceh Tenggara, Kodim 0108 menunjukkan bahwa pembangunan tidak harus menunggu anggaran besar atau proyek-proyek prestisius. Dengan langkah-langkah konkrit dan gotong royong, pembangunan bisa dimulai dari titik-titik yang selama ini terabaikan.

Pembukaan TMMD Reguler ke-125 Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Desa Rikit Bur 2, Kecamatan Bukit Tusam, menjadi bukti bahwa negara hadir hingga ke pelosok.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan-jalan dibuka, rabat beton dibangun, rumah-rumah layak huni direhabilitasi. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi investasi sosial jangka panjang. Akses yang lebih mudah berarti ekonomi desa bisa berdenyut lebih kencang. Rumah yang lebih layak berarti kehidupan yang lebih sehat dan bermartabat.

Namun yang lebih patut diapresiasi adalah pendekatan holistik yang diambil Kodim 0108/Aceh Tenggara.

TMMD kali ini tidak hanya membangun jalan, tapi juga membangun kesadaran. Lewat penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, hukum, kesehatan, hingga lingkungan, TMMD memberi ruang bagi warga untuk memahami bahwa pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kita semua.

Inilah esensi dari ketahanan nasional yang sejati, bukan sekadar kuat secara militer, tetapi juga kokoh secara sosial, ekonomi, dan budaya.

Ketahanan dibangun dari desa, dari interaksi yang saling menguatkan antara rakyat dan aparat, antara pemerintah dan masyarakat.

Kodim 0108/Aceh Tenggara patut dicontoh karena telah menjadikan TMMD bukan hanya sebagai program kerja, melainkan sebagai panggilan pengabdian. TNI hadir bukan untuk mengambil alih tugas sipil, melainkan memperkuat fondasinya. Dan di tengah segala tantangan pembangunan yang belum merata, program seperti ini adalah oase harapan.

Semoga semangat TMMD terus bergulir tidak hanya sebagai kegiatan tahunan, tetapi sebagai gerakan nasional membangun Indonesia dari pinggiran, menuju pusat yang lebih adil dan sejahtera untuk semua.


Catatan Redaksi: Di tengah ketimpangan pembangunan yang masih nyata di berbagai pelosok negeri, program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) kembali mengingatkan kita bahwa Indonesia tidak hanya dibangun dari pusat kekuasaan, tetapi dari desa-desa yang selama ini jauh dari sorotan.

Kodim 0108/Aceh Tenggara telah memberi contoh bahwa pendekatan lintas sektor, yang menggabungkan kekuatan TNI, pemerintah, dan masyarakat, bisa menghasilkan dampak besar meski dimulai dari hal-hal kecil, membuka jalan desa, memperbaiki rumah warga, atau menyampaikan penyuluhan kepada masyarakat.

Tentu saja, keberlanjutan menjadi tantangan. TMMD bukanlah solusi tunggal, melainkan pemicu. Setelah TNI hadir dan membangun fondasi awal, tanggung jawab selanjutnya ada pada pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga dan mengembangkan apa yang telah dimulai.

Redaksi percaya bahwa pendekatan seperti ini layak untuk diadopsi lebih luas, sebagai bentuk nyata kolaborasi negara dan rakyat dalam mengatasi ketertinggalan. Bukan dengan janji, tapi dengan kerja nyata. Bukan dari podium, tapi dari tanah lapang.

Aceh Tenggara patut bangga. Tapi lebih dari itu, Aceh Tenggara juga memberi pelajaran penting bagi kita semua, bahwa membangun Indonesia harus dimulai dari keberpihakan pada daerah-daerah yang paling membutuhkan.

Redaksi | insetgalusnews | Smr

Berita Terkait

Jembatan Darurat Pintu Rime-Pining. Menutup Kekosongan Kebijakan Pasca Bencana. Siapa Yang Berperan?
Kriminal Ramai, Akhlak Sepi
Huntara dan Tanggung Jawab Pelaksana yang Tak Boleh Samar
Ganja Dibasmi, Kemiskinan Dibiarkan? Setelah Dibakar, Lalu Mau Diapain?  
Bencana Hidrometeorologi Aceh-Pengingat Bagi Kamu Aku dan Dia
Bencana Hidro! Alam Berdzikir dan Amanah Diuji
Cermin Retak Perbaikan Jalan Blangkejeren-Kutacane, Negara Diuji di Pegunungan Gayo Lues
Sodara Dari Abdya, Ia Ada Bersama Kita

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:34 WIB

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:27 WIB

4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:27 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan