Iran Umumkan Larangan Pelayaran di Selat Hormus, Ketegangan Kawasan Timur Tengah Meningkat

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 21:37 WIB

50622 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEHERAN | insetgalusnews.com | Pasukan Garda Revolusi Iran menyatakan tidak ada kapal yang diperbolehkan melintas di Selat Hormus mulai Sabtu, 28 Februari 2026, hingga pemberitahuan lebih lanjut. Pernyataan tersebut disiarkan melalui radio VHF dan diterima sejumlah kapal di kawasan Teluk.

Suara yang mengatasnamakan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran menegaskan seluruh aktivitas pelayaran dihentikan sementara. Namun hingga kini, pemerintah Iran belum mengeluarkan konfirmasi resmi secara terbuka terkait pengumuman tersebut.

Misi Angkatan Laut Uni Eropa, European Union Naval Force (Aspides), mengonfirmasi sejumlah kapal niaga di kawasan Teluk menerima pesan larangan tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalur Vital Energi Dunia

Selat Hormus merupakan jalur strategis pengiriman minyak mentah dunia yang menghubungkan negara-negara produsen utama seperti Arab Saudi, Iran, Irak, dan Uni Emirat Arab dengan pasar global.

Penutupan selat tersebut berpotensi memicu lonjakan harga minyak dan energi dunia, mengingat sebagian besar ekspor energi kawasan Teluk bergantung pada jalur ini.

Kematian Pemimpin Tertinggi Iran

Ketegangan meningkat setelah otoritas Iran mengumumkan wafatnya Pemimpin Tertinggi, Ali Khamenei. Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.

Laporan media internasional, termasuk Al Jazeera, menyebutkan serangan balasan Iran terhadap sejumlah target di wilayah Israel dan sekitarnya terus berlanjut pascakematian Khamenei.

Di wilayah Tepi Barat, termasuk Ramallah, sirene peringatan dilaporkan terdengar menyusul serangan rudal. Sementara itu, militer Israel memperingatkan akan meningkatkan respons apabila serangan terus berlanjut.

Situasi di Teheran

Laporan dari Teheran menyebutkan serangan udara dan sistem pertahanan udara masih terdengar hingga larut malam. Meski demikian, aktivitas masyarakat dilaporkan tetap berlangsung, dengan sejumlah warga berkumpul di pusat kota untuk menyampaikan duka atas wafatnya pemimpin mereka.

Pemerintah Iran menetapkan libur nasional selama tujuh hari, namun belum ada laporan resmi mengenai lumpuhnya infrastruktur utama secara menyeluruh.

Transisi Kepemimpinan

Sesuai konstitusi Iran, Dewan Ahli (Majelis Khobregan) akan menentukan pengganti pemimpin tertinggi. Sejumlah nama disebut-sebut sebagai kandidat, termasuk Mujtaba Khamenei dan beberapa ulama senior lainnya, namun belum ada pengumuman resmi.

Pengamat menilai stabilitas internal Iran dalam masa transisi ini akan menjadi faktor kunci dalam menentukan arah konflik ke depan.

Eskalasi Regional

Serangan Iran dilaporkan tidak hanya menyasar wilayah Israel, tetapi juga fasilitas militer Amerika Serikat di sejumlah negara Teluk. Langkah tersebut memicu kekhawatiran meluasnya konflik regional.

Sejumlah analis menyebut, potensi keterlibatan aktor lain seperti Rusia atau China dinilai kecil dalam bentuk intervensi langsung, meski dukungan teknologi dan intelijen tetap mungkin terjadi.

Hingga kini, belum ada tanda-tanda meredanya ketegangan. Komunitas internasional mendesak semua pihak menahan diri guna mencegah eskalasi yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Trump Klaim Pilot Jet Tempur AS Selamat Usai Jatuh di Iran, Teheran Sebut Tembak Jatuh Sejumlah Pesawat
Puluhan Ribu Warga Iran Salat Idul Fitri di Mashhad di Tengah Ketegangan Militer
Gelombang Panas Ekstrem Landa Cina, Suhu Capai Lebih dari 70 Derajat Celsius
Baku Tembak Thailand-Kamboja di Segitiga Zamrud, Ribuan Warga Mengungsi
Baku Tembak Thailand-Kamboja, Warga Surin Mengungsi di Bangker
Tiga Situs Khmer Merah Ditetapkan sebagai Warisan Dunia, Kamboja Rayakan Transformasi dari Duka ke Damai
Air India Jatuh dan Tewaskan 260 Orang, Laporan Awal Soroti Sakelar Bahan Bakar
Israel Kirim Delegasi ke Qatar Bahas Gencatan Senjata Meski Tolak Tuntutan Hamas

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:34 WIB

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:27 WIB

4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:27 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan