Tiga Situs Khmer Merah Ditetapkan sebagai Warisan Dunia, Kamboja Rayakan Transformasi dari Duka ke Damai

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 13 Juli 2025 - 17:19 WIB

502,298 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

salah satu situs peninggalan rezim Khmer Merah yang menjadi warisan dunia di Kamboja | Reuters

salah satu situs peninggalan rezim Khmer Merah yang menjadi warisan dunia di Kamboja | Reuters

KAMBOJA | insetgalusnews.com | Pemerintah Kamboja menggelar upacara serentak di seluruh negeri, Minggu (13/7) untuk merayakan pengakuan UNESCO terhadap tiga situs bekas rezim Khmer Merah sebagai Warisan Dunia. Perayaan ini menjadi bentuk penghormatan atas transformasi situs-situs tersebut dari pusat penindasan menjadi tempat perdamaian dan refleksi sejarah.

Ketiga situs yang dimaksud adalah Penjara Tuol Sleng dan ladang pembantaian Choeung Ek di Phnom Penh, serta Penjara M-13 di Provinsi Kampong Chhnang. Ketiganya resmi diinskripsi sebagai “Situs Peringatan Kamboja: Dari pusat penindasan menuju tempat perdamaian dan refleksi” dalam pertemuan UNESCO di Paris, Jumat lalu (11/7).

“Ini adalah contoh bagi dunia, memperlihatkan perjuangan panjang Kamboja, rekonsiliasi, semangat persatuan nasional, pencarian keadilan bagi para korban, dan upaya membangun perdamaian,” ujar Menteri Kebudayaan sementara, Hab Touch.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengakuan ini menjadikan situs-situs Khmer Merah sebagai warisan dunia kelima milik Kamboja. Ini juga menjadi nominasi era modern pertama dari negara tersebut, dan termasuk yang pertama secara global yang terkait dengan konflik masa kini.

Situs-situs ini menjadi pengingat kelam atas kekejaman rezim Pol Pot antara tahun 1975 hingga 1979, di mana diperkirakan 1,7 hingga 2,2 juta orang tewas akibat kelaparan, penyiksaan, maupun eksekusi.

Penjara Tuol Sleng, yang dulunya menahan sekitar 15.000 tahanan, kini difungsikan sebagai museum genosida yang menjadi saksi bisu sejarah gelap Kamboja.

insetgalusnews | Reuters

Berita Terkait

Trump Klaim Pilot Jet Tempur AS Selamat Usai Jatuh di Iran, Teheran Sebut Tembak Jatuh Sejumlah Pesawat
Puluhan Ribu Warga Iran Salat Idul Fitri di Mashhad di Tengah Ketegangan Militer
Iran Umumkan Larangan Pelayaran di Selat Hormus, Ketegangan Kawasan Timur Tengah Meningkat
Gelombang Panas Ekstrem Landa Cina, Suhu Capai Lebih dari 70 Derajat Celsius
Baku Tembak Thailand-Kamboja di Segitiga Zamrud, Ribuan Warga Mengungsi
Baku Tembak Thailand-Kamboja, Warga Surin Mengungsi di Bangker
Air India Jatuh dan Tewaskan 260 Orang, Laporan Awal Soroti Sakelar Bahan Bakar
Israel Kirim Delegasi ke Qatar Bahas Gencatan Senjata Meski Tolak Tuntutan Hamas

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:54 WIB

Rencana Kenaikan Gaji TNI Wujud Penghargaan Presiden Prabowo atas Pengabdian Prajurit

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lapor Pak Ketua Komisi III DPR RI : Aksi Demo Minta Kapolrestabes Medan Tangkap Mamak Maling, Puluhan BH Dijemur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:40 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:35 WIB

Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:19 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Penuh Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

Senin, 6 Juli 2026 - 14:10 WIB

Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:52 WIB

Wujudkan Kota Bogor Aman, Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK Sepakat Tolak Kekerasan

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan