Israel Kirim Delegasi ke Qatar Bahas Gencatan Senjata Meski Tolak Tuntutan Hamas

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 6 Juli 2025 - 19:39 WIB

50753 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

doc | reuters | Ketegangan di Tel Aviv jelang delegasi ke Qatar

doc | reuters | Ketegangan di Tel Aviv jelang delegasi ke Qatar

Tel Aviv | insetgalusnews.com | Pemerintah Israel akan mengirim delegasi ke Qatar Minggu (6/7/2025) untuk melanjutkan pembahasan mengenai kesepakatan pembebasan sandera dan gencatan senjata di Gaza. Keputusan ini diambil meski Israel menyatakan bahwa tuntutan baru yang diajukan Hamas terhadap proposal gencatan senjata dianggap tidak dapat diterima.

Dalam pernyataan resminya, kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Hamas telah menyampaikan perubahan terhadap proposal yang difasilitasi Qatar, namun Israel menolaknya.

“Perubahan yang diminta Hamas terhadap proposal Qatar telah disampaikan kepada kami tadi malam dan tidak dapat diterima oleh Israel,” bunyi pernyataan tersebut, Sabtu (5/7) malam waktu setempat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Israel tetap mengirim delegasi ke Qatar untuk melanjutkan negosiasi, guna mencapai kesepakatan yang memungkinkan pemulangan para sandera berdasarkan proposal yang sebelumnya telah disetujui Israel.

Sebelumnya, Hamas menyatakan telah merespons proposal gencatan senjata yang didukung Amerika Serikat dengan “semangat positif.” Beberapa hari sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Israel telah menyetujui persyaratan penting untuk merealisasikan gencatan senjata selama 60 hari.

Namun, seorang pejabat dari kelompok militan yang bersekutu dengan Hamas menyebutkan masih ada sejumlah kekhawatiran yang belum teratasi, seperti distribusi bantuan kemanusiaan, akses perlintasan Rafah yang menghubungkan Gaza dan Mesir, serta kejelasan jadwal penarikan pasukan Israel.

Netanyahu, yang dijadwalkan bertemu Presiden Trump di Washington pada Senin (7/7), menegaskan bahwa Hamas harus dilucuti senjatanya sebagai bagian dari kesepakatan. Namun hingga kini, tuntutan tersebut belum diterima oleh pihak Hamas, yang menurut Israel masih menyandera sekitar 20 orang dalam kondisi hidup.

Konflik terbaru di Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023 ketika Hamas melancarkan serangan ke wilayah selatan Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 orang, menurut data resmi Israel. Sebagai balasan, Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Jalur Gaza.

Kementerian Kesehatan Gaza mencatat lebih dari 57.000 warga Palestina tewas akibat serangan tersebut. Selain itu, konflik ini juga menimbulkan krisis kelaparan, membuat seluruh penduduk Gaza mengungsi secara internal, serta memunculkan tuduhan genosida dan kejahatan perang terhadap Israel. Israel secara tegas membantah tuduhan tersebut.

Reuters | Insetgalusnews | 6 Juli 2025

Berita Terkait

Trump Klaim Pilot Jet Tempur AS Selamat Usai Jatuh di Iran, Teheran Sebut Tembak Jatuh Sejumlah Pesawat
Puluhan Ribu Warga Iran Salat Idul Fitri di Mashhad di Tengah Ketegangan Militer
Iran Umumkan Larangan Pelayaran di Selat Hormus, Ketegangan Kawasan Timur Tengah Meningkat
Gelombang Panas Ekstrem Landa Cina, Suhu Capai Lebih dari 70 Derajat Celsius
Baku Tembak Thailand-Kamboja di Segitiga Zamrud, Ribuan Warga Mengungsi
Baku Tembak Thailand-Kamboja, Warga Surin Mengungsi di Bangker
Tiga Situs Khmer Merah Ditetapkan sebagai Warisan Dunia, Kamboja Rayakan Transformasi dari Duka ke Damai
Air India Jatuh dan Tewaskan 260 Orang, Laporan Awal Soroti Sakelar Bahan Bakar

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:54 WIB

Rencana Kenaikan Gaji TNI Wujud Penghargaan Presiden Prabowo atas Pengabdian Prajurit

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lapor Pak Ketua Komisi III DPR RI : Aksi Demo Minta Kapolrestabes Medan Tangkap Mamak Maling, Puluhan BH Dijemur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:40 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:35 WIB

Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:19 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Penuh Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

Senin, 6 Juli 2026 - 14:10 WIB

Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:52 WIB

Wujudkan Kota Bogor Aman, Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK Sepakat Tolak Kekerasan

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan