Baku Tembak Thailand-Kamboja di Segitiga Zamrud, Ribuan Warga Mengungsi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 27 Juli 2025 - 01:06 WIB

502,565 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perang Thailand-Kamboja pecah ribuan warga mengungsi | Fhoto | cut | goglee |

Perang Thailand-Kamboja pecah ribuan warga mengungsi | Fhoto | cut | goglee |

Surin, Thailand | insetgalusnews.com | Kamis, 24 Juli 2025 | Konflik bersenjata antara militer Thailand dan Kamboja kembali pecah di wilayah perbatasan segitiga zamrud yang disengketakan, menyebabkan sedikitnya sembilan warga sipil Thailand tewas dan ribuan lainnya mengungsi.

Baku tembak terjadi di enam titik sepanjang perbatasan Provinsi Surin, Thailand, setelah militer Thailand mendeteksi keberadaan drone militer Kamboja di sekitar reruntuhan kuil di Distrik Panom Dongrak. Militer Thailand menyebut sejumlah tentara Kamboja mendekati pagar kawat berduri sambil membawa senjata berat, termasuk granat berpeluncur roket.

“Peringatan telah diberikan, namun pasukan Kamboja tetap mendekat dan melepaskan tembakan. Kami merespons sesuai prosedur pertahanan,” kata Juru Bicara Komando Militer Wilayah II Thailand, Letjen Chaiwat Kornsakul, dikutip dari Bangkok Post.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bentrok bersenjata dipicu oleh ledakan ranjau darat pada Rabu malam, 23 Juli 2025, yang melukai lima tentara Thailand di sektor perbatasan. Pemerintah Thailand menuduh Kamboja sebagai pihak yang menanam ranjau tersebut dan langsung mengusir duta besar Kamboja dari Bangkok, serta menarik diplomatnya dari Phnom Penh.

Sebagai tanggapan, Kamboja menurunkan hubungan diplomatik ke tingkat terendah dan menyalahkan Thailand sebagai pihak yang lebih dahulu memprovokasi insiden.

Jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Thailand kemudian dikerahkan untuk menggempur target-target militer Kamboja di dua provinsi yang belum diungkapkan secara resmi. Menurut laporan The Phnom Penh Times, sejumlah infrastruktur militer Kamboja dilaporkan rusak berat.

Pemerintah Provinsi Surin menyebut sekitar 40.000 warga dari 86 desa di wilayah perbatasan telah dievakuasi ke tempat perlindungan darurat. Otoritas Thailand juga menutup seluruh pos perbatasan dan mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke Kamboja.

“Kami menghentikan semua jalur lintas batas hingga situasi mereda,” ujar Kol. Phichet Narintharatham, Kepala Keamanan Perbatasan Thailand, dalam konferensi pers regional.

Konflik ini merupakan bagian dari sengketa lama antara kedua negara terkait wilayah segitiga zamrud yang kaya akan kompleks candi kuno dan sumber daya alam. Baik Thailand maupun Kamboja saling menyalahkan sebagai pihak yang memulai serangan.

Kementerian Luar Negeri Thailand menyatakan bahwa penyelesaian diplomatik tetap diupayakan, namun menegaskan bahwa “setiap tindakan agresif akan dibalas sesuai kepentingan kedaulatan nasional.”

Hingga berita ini diturunkan, korban dari pihak militer Kamboja belum dikonfirmasi secara resmi.


Redaksi | insetgalusnews | Sumber Berita: Bangkok Post, 24 Juli 2025 | The Phnom Penh Times, 24 Juli 2025 | Pernyataan resmi Komando Militer Wilayah II Thailand | Kementerian Luar Negeri Thailand | Otoritas Keamanan Perbatasan Provinsi Surin |

Berita Terkait

Trump Klaim Pilot Jet Tempur AS Selamat Usai Jatuh di Iran, Teheran Sebut Tembak Jatuh Sejumlah Pesawat
Puluhan Ribu Warga Iran Salat Idul Fitri di Mashhad di Tengah Ketegangan Militer
Iran Umumkan Larangan Pelayaran di Selat Hormus, Ketegangan Kawasan Timur Tengah Meningkat
Gelombang Panas Ekstrem Landa Cina, Suhu Capai Lebih dari 70 Derajat Celsius
Baku Tembak Thailand-Kamboja, Warga Surin Mengungsi di Bangker
Tiga Situs Khmer Merah Ditetapkan sebagai Warisan Dunia, Kamboja Rayakan Transformasi dari Duka ke Damai
Air India Jatuh dan Tewaskan 260 Orang, Laporan Awal Soroti Sakelar Bahan Bakar
Israel Kirim Delegasi ke Qatar Bahas Gencatan Senjata Meski Tolak Tuntutan Hamas

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:34 WIB

Tokoh Alumni Pelajar Tangerang Raya Serukan Tolak Narkoba dan Tawuran

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:27 WIB

4 Siswa SMA Plus Riau Raih Prestasi di Duta Pariwisata Remaja EKRAF 2026, Harumkan Nama Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:31 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jaga Habitat Gajah Sumatera, Polda Riau Siap Kawal Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

PKL gunakan Mobil Pick Up di Trotoar Jalan Subrantas Panam Penyebab Macet dan Kecelakaan, Warga Minta Satpol PP Kota Pekanbaru Menertibkannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:27 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan