Gelombang Panas Ekstrem Landa Cina, Suhu Capai Lebih dari 70 Derajat Celsius

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 27 Juli 2025 - 01:35 WIB

502,672 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

China dilanda cuaca extrem diatas 40 derajat celcius | gambar tangkapan layar |

China dilanda cuaca extrem diatas 40 derajat celcius | gambar tangkapan layar |

Beijing, 26 Juli 2025 | Insetgalusnews.com | Cina dilanda gelombang panas ekstrem, dengan suhu permukaan yang mencetak rekor tertinggi dalam sejarah negara tersebut.

Menurut laporan Administrasi Meteorologi Nasional Cina (CMA), suhu udara di lebih dari 16 provinsi tercatat melebihi 40 derajat Celsius, sementara suhu permukaan di beberapa wilayah seperti Turpan di Xinjiang dan bagian barat laut Gansu dilaporkan mencapai lebih dari 70 derajat Celsius.

Fenomena cuaca ekstrem ini berdampak serius terhadap kehidupan masyarakat, infrastruktur, hingga ekosistem lokal. Beberapa laporan media lokal dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan pekerja konstruksi yang harus disemprot air secara rutin agar terhindar dari heatstroke. Bangunan dan jalan mengalami retak bahkan meleleh, sementara kendaraan listrik, termasuk mobil dan motor, dilaporkan mengalami kerusakan akibat suhu tinggi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerusakan juga terjadi pada lampu jalan dan fasilitas umum lainnya, yang tidak mampu menahan lonjakan suhu. Beberapa warga mencoba menghibur diri dengan melakukan eksperimen memasak telur di atas aspal dan kap mobil, menunjukkan betapa ekstremnya panas yang dirasakan.

Fenomena ini turut berdampak pada hewan liar. Salah satu video menunjukkan seekor burung gagak yang hanya berjalan di sisi jalan yang teduh, menghindari bagian yang terlalu panas. Hal ini menunjukkan gangguan nyata terhadap keseimbangan ekosistem akibat perubahan suhu ekstrem.

Menanggapi situasi ini, pemerintah Cina telah mengeluarkan peringatan dini dan imbauan agar warga tetap berada di dalam ruangan dan menghindari aktivitas luar ruang, terutama pada siang hari. Namun, sebagian masyarakat tetap harus beraktivitas di luar demi kebutuhan ekonomi.

Menurut pakar perubahan iklim dari Universitas Tsinghua, Prof Zhang Wei, suhu ekstrem ini merupakan peringatan nyata atas krisis iklim yang semakin memburuk. “Lonjakan suhu hingga 70 derajat di permukaan bukan lagi anomali. Ini adalah sinyal bahwa perubahan iklim telah nyata dan membahayakan,” ujar Zhang kepada harian South China Morning Post.

Zhang juga menyoroti perlunya pembaruan desain infrastruktur dan kendaraan untuk menghadapi gelombang panas yang makin sering terjadi. Ia menyarankan adanya regulasi ketat terkait keselamatan kerja serta inovasi dalam material bangunan dan transportasi.

“Panas ekstrem ini tidak hanya memengaruhi manusia, tapi juga infrastruktur dan ekosistem. Pemerintah harus segera menyesuaikan kebijakan adaptasi iklim, atau kita akan menghadapi risiko lebih besar di masa depan,” pungkasnya.


Redaksi | Insetgalusnews | Sumber: China Meteorological Administration, SCMP, Reuters, DW, NetEase, Douyin

Berita Terkait

Trump Klaim Pilot Jet Tempur AS Selamat Usai Jatuh di Iran, Teheran Sebut Tembak Jatuh Sejumlah Pesawat
Puluhan Ribu Warga Iran Salat Idul Fitri di Mashhad di Tengah Ketegangan Militer
Iran Umumkan Larangan Pelayaran di Selat Hormus, Ketegangan Kawasan Timur Tengah Meningkat
Baku Tembak Thailand-Kamboja di Segitiga Zamrud, Ribuan Warga Mengungsi
Baku Tembak Thailand-Kamboja, Warga Surin Mengungsi di Bangker
Tiga Situs Khmer Merah Ditetapkan sebagai Warisan Dunia, Kamboja Rayakan Transformasi dari Duka ke Damai
Air India Jatuh dan Tewaskan 260 Orang, Laporan Awal Soroti Sakelar Bahan Bakar
Israel Kirim Delegasi ke Qatar Bahas Gencatan Senjata Meski Tolak Tuntutan Hamas

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, PW GP Al Washliyah DKI: Lagu ‘Teruslah Melangkah’ Mayjen TNI Krido Pramono Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkarya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:54 WIB

Rencana Kenaikan Gaji TNI Wujud Penghargaan Presiden Prabowo atas Pengabdian Prajurit

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lapor Pak Ketua Komisi III DPR RI : Aksi Demo Minta Kapolrestabes Medan Tangkap Mamak Maling, Puluhan BH Dijemur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:40 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:35 WIB

Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:19 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Penuh Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

Senin, 6 Juli 2026 - 14:10 WIB

Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:52 WIB

Wujudkan Kota Bogor Aman, Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK Sepakat Tolak Kekerasan

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan